Jasa Konsultan UMKM Semarang

jasa konsultan umkm semarang

Kota Semarang memiliki potensi sumber daya yang luar biasa. Dihuni oleh 835,138 Laki-laki, 850,771 Perempuan, Sehingga total 1,685,909 jiwa menurut Dispendukcapil Kota Semarang memunculkan permintaan dan penawaran untuk saling mencukupi kebutuhannya. Selain menjadi pekerja / karyawan pemerintah atau swasta untuk usia aktif, banyak juga warga di Semarang yang memilih menjadi pengusaha. Pelaku usaha ini untuk skala kecil dan terbatas disebut UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah).

Usaha mikro adalah usaha milik perseorangan atau badan usaha perorangan yang produktif dan memenuhi kriteria yang ditulis oleh Undang-Undang. Dimana Aset maksimal dari usaha ini adalah Rp50.000.000,00. Dan omset maksimalnya Rp300.000.000,00. Sedangkan untuk UKM, usaha kecil menengah adalah usaha yang dijalankan oleh perorangan atau badan usaha yang bukan bagian dari usaha menengah atau usaha besar. Asetnya berkisar antara Rp50.000.000,00-Rp500.000.000,00 (di luar tempat mendirikan usaha) dengan omzet Rp300.000.000,00-Rp2.500.000.000,00.

Jumlah UMKM Kota Semarang sampai hari ini 25/06/2021 mencapai angka kurang lebih 17.000-an pelaku usaha. Yang terdiri dari : Usaha Kecil (1097), Usaha Menengah (21), Usaha Mikro (16485). Usaha ini memiliki jenis produk dari olahan pangan, handycraft (kerajinan tangan), industri batik, makanan dan minuman tradisional, serta jasa / dan keahlian.

Karakteristik Pelaku usaha ini bisa dipastikan mengalami tantangan berat yang terjadi saat pandemi. Seperti, daya beli masyarakat turun, kendala permodalan untuk mengembangkan usaha, kemampuan pemasaran produk maupun jasa, branding produk, pengemasan, pengiriman, sarana distribusi, pembuatan penawaran harga, pembukuan keuangan, riset pasar, menambahkan add value produk, kompetitor knowledge, keterbatasan bahan baku, hingga cara komunikasi / presentasi agar bisa deliveri dengan baik produk yang ditawarkan. Namun tidak sedikit juga pengusaha di Semarang yang sudah memiliki pola-pola khusus sehingga bisa survive di tengah pandemi dan terus berkembang. Inilah yang perlu dipelajari, sehingga pelaku usaha yang lain dapat mengambil pembelajaran agar bisa mengembangkan bisnis yang dibangun.

Berbekal pengalaman dan materi dari mentor saya sebelumnya di perusahaan tempat saya bekerja selama 7 tahun. Memulai bisnis dari 0 dan berkompetisi dengan pelaku usaha lain yang sejenis hingga bisa berkembang dengan membuka beberapa cabang operasional. Membuat saya berfikir akan sayang jika ilmu ini tidak saya teruskan kepada pelaku usaha lainnya. Oleh sebab itu, saya membuka Jasa Konsultan UMKM Semarang untuk membantu perkembangan bisnis dengan dukungan digital marketing yang optimal. Silahkan hubungi saya dengan mengisi form pada link ini untuk dapat berdiskusi lebih lanjut > Contact Me – Asyari ID

 

Share this

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *