Titipan

Beberapa hari ke belakang, saya dikejutkan oleh kabar dari HRD kantor. Anak dari rekan kerja yang masih berumur 7 bulan meninggal dunia. Innalillahi wainna ilaihi rojiun. Beliau sudah sangat lama menantikan anak ke-2 nya ini, kurang lebih 12 tahun jarak dengan anak pertama. Dan saat kabar duka tersebut datang, beliau masih mengandung juga anak ke-3. […]

Read More →
New Normal Indonesia

Covid-19 telah merubah pola berkehidupan sekarang ini. Semua kalangan dipaksa untuk serba digital dan mengurangi kontak supaya penularan virus dapat dikendalikan. Mulai dari kewajiban menggunakan masker, jaga jarak aman, tidak bersalaman, dan sebagainya. Momen Idul Fitri 2020 pun sangat beda dari biasanya. Terdapat larangan mudik yang sudah menjadi tradisi, larangan beribadah di Masjid-Masjid, Silaturahmi bersalam-salaman […]

Read More →
Berbicara baik atau diam

Sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari, dan berlaku sampai kapanpun. Betapa mudah kini kita menimbun dosa dengan melukai perasaan orang lain. Dan betapa sulit kini kita melakukan kontrol atas apa yang akan keluar dari lisan. Kata yang sudah terucap tak bisa ditarik kembali, hanya mungkin direvisi maksudnya agar tak terlalu melukai. Namun hal itu jarang terjadi, […]

Read More →
Pahitnya Ketipu Beli HP

Semarang, 2007. Seorang paruh baya berkumis dan berjaket tebal mendatangi saya yang saat itu sedang melihat-lihat harga HP baru di sebuah toko yang ada di Citra Land Mall Semarang. “Mas, mau HP baru gak? Batangan (tanpa charjer dan aksesoris)” sambil menyodorkan HP Sony Ericsson K850i yang pada sekitar tahun 2007 baru rilis. Saat itu saya […]

Read More →
Urus saja hidupmu (sendiri)

Hidup memang perkara hubungan sosial. terjadi komunikasi antar sesama. Namun apa dibenarkan kita terlalu mencampuri urusan orang lain? berbicara manis di depan menusuk di belakang? seperti drama korea. Sudah saatnya sebagai manusia dewasa, kita fokus pada apa yang yang dihadapi oleh diri sendiri. bukannya ikut komentar dengan apa yang dihadapi orang lain. Akan memperburuk suasana. […]

Read More →
Pengalaman Mendaftar Haji di Semarang | Antrian 2019 sudah 24 tahun

Untuk mendapatkan porsi di Kementrian Agama melalui sistem terpadu Siskohat, setidaknya Anda harus menyiapkan dana Rp. 25.000.000 terlebih dahulu sebelum mengurus berkas-berkas yang dibutuhkan untuk satu orang. Jika belum ada dana, sebaiknya proses mengumpulkan ini bisa langsung melalui Bank yang ditunjuk agar lebih fokus untuk menabung. Sehingga jika sudah melalui batas akan bisa langsung melanjutkan […]

Read More →